Cara mengonversi CSV ke JSON
CSV (nilai dipisahkan koma) adalah format paling sederhana untuk data tabular — setiap aplikasi spreadsheet dapat mengekspornya. JSON (JavaScript Object Notation) adalah format standar untuk API web dan aplikasi modern. Konversi antara keduanya adalah salah satu tugas data paling umum dalam pengembangan.
Kapan Anda perlu mengonversi CSV ke JSON
- Memuat data ke aplikasi web — sebagian besar framework JavaScript bekerja secara native dengan JSON, bukan CSV
- Payload API — jika Anda memiliki data di spreadsheet yang perlu dikirim ke endpoint API, JSON yang dibutuhkan
- Impor basis data — banyak basis data NoSQL (MongoDB, Firebase) menerima JSON secara langsung
- Berkas konfigurasi — mengubah spreadsheet pengaturan menjadi berkas konfigurasi JSON
- Analisis data — mengonversi data yang diekspor ke format yang dapat diproses alat Anda
Bagaimana CSV menjadi JSON
Berkas CSV:
name,age,city
Alice,30,New York
Bob,25,London
Menjadi array JSON dari objek:
[
{"name": "Alice", "age": "30", "city": "New York"},
{"name": "Bob", "age": "25", "city": "London"}
]
Baris pertama (header) menjadi kunci. Setiap baris berikutnya menjadi objek.
Cara mengonversi
- Tempel data CSV Anda — masukkan data yang dipisahkan koma dengan baris header.
- Pilih pemisah Anda — koma, titik koma, tab, atau garis vertikal. Alat mendeteksi otomatis dalam sebagian besar kasus.
- Salin atau unduh — tinjau output JSON dan salin ke clipboard atau unduh sebagai berkas
.json.
Menangani CSV yang rumit
Nilai dalam tanda kutip — ketika nilai berisi karakter pemisah (seperti alamat dengan koma), itu harus diapit dengan tanda kutip ganda: "New York, NY". Konverter yang baik menanganinya dengan benar.
Nilai kosong — sel kosong menjadi string kosong di JSON ("field": ""). Jika Anda menginginkan null, Anda perlu memproses output secara post.
Nilai numerik — CSV tidak memiliki tipe. Semuanya teks. Output JSON akan memiliki angka sebagai string ("30", bukan 30). Jika aplikasi Anda membutuhkan angka asli, parsing setelah konversi.
Baris baru dalam nilai — beberapa CSV berisi nilai multi-baris (diapit dengan tanda kutip). Tidak semua konverter menanganinya — uji dengan data Anda.
Tips
- Periksa header Anda — baris pertama harus berisi nama kolom yang bersih dan unik. Spasi, karakter khusus, atau header duplikat akan membuat kunci JSON yang berantakan.
- Periksa pemisah — CSV Eropa sering menggunakan titik koma alih-alih koma (karena koma berfungsi sebagai pemisah desimal di banyak negara). Jika konversi terlihat salah, coba pemisah lain.
- Format outputnya — setelah konversi, jalankan JSON melalui pemformat untuk membuatnya mudah dibaca sebelum digunakan dalam proyek Anda.
- Verifikasi dengan sampling — bandingkan beberapa baris output JSON dengan CSV asli untuk memastikan pemetaannya benar, terutama untuk berkas dengan banyak kolom.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa yang terjadi dengan baris header?
Baris pertama digunakan sebagai kunci untuk objek JSON. Setiap baris berikutnya menjadi objek dengan kunci-kunci tersebut. Misalnya, header «name,age» dengan baris «Alice,30» menjadi {"name":"Alice","age":"30"}.
Pemisah apa yang didukung?
Koma, titik koma, tab, dan garis vertikal semuanya didukung. Alat dapat mendeteksi pemisah secara otomatis atau Anda dapat memilihnya secara manual.
Apakah menangani koma di dalam nilai?
Ya. Nilai yang diapit tanda kutip ganda (seperti «New York, NY») ditangani dengan benar — koma di dalam tanda kutip diperlakukan sebagai bagian dari nilai, bukan sebagai pemisah.
Apakah data saya dikirim ke server?
Tidak. Semua konversi terjadi di peramban Anda. Data Anda tidak pernah meninggalkan perangkat Anda.